Pancasila sebagai Ideologi

Pancasila sebagai Ideologi

Kata Pancasila berasal dari kata Sanskerta (agama Budha) yaitu untuk mencapai Nirwana diperlukan lima dasar atau ajaran yaitu,
1.       Jangan mencabut nyawa makhluk hidup atau dilarang membunuh.
2.       Jangan mengambil barang orang lain atau dilarang mencuri.
3.       Jangan berhubungan kelamin dengan yang bukan pasangan sah atau dilarang berzina.
4.       Jangan berkata palsu atau dilarang berbohong (berdusta).
5.       Jangan minum yang meghilangkan pikiran atau dilarang minum minuman keras (alkohol).

Diadaptasi oleh orang Jawa menjadi 5M yaitu madat/3mabut, maling/mencuri, madon/bermain perempuan, maen/judi, dan mateni/membunuh.
Perkataan Pancasila mula-mula terdapat dalam pustakaan Buddha yaitu dalam Kitab Tripitaka di mana dalam ajaran Buddha tersebut terdapat suatu ajaran moral untuk mencapai nirwana/surga melalui Pancasila yang isinya lima larangan diatas.

Dalam kehidupan sehari-hari ideologi umumnya digunakan sebagai pengertian pedoman hidup, baik dalam berpikir maupun bertindak. Dalam hal ini ideologi dapat dibedakan menjadi dua pengertian yaitu ideologi dalam arti luas dan ideologi dalam arti sempit. Dalam arti luas ideologi menjukan pada pedoman dalam berpikir dan bertindak atau sebagai pedoman hidup disemua segi kehidupan, baik pribadi maupun umum. Sedangkan dalam arti sempit, ideologi menujuk pada pedoman, baik dalam berpikir maupun bertindak atau pedoman hidup dalam bidang tertentu misalnya sebagai ideologi negara. Ideologi negara adalah ideologi dalam pengertian sempit atau terbatas. Ideologi negara merupakan ideologi mayoritas warga negara tentang nilai-nilai dasar negara yang ingin diwujudkan melalui kehidupan negara itu. Ideologi negara sering disebut  sebagai ideologi politik karena terkait dengan penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang tidak lain adalah kehidupan politik. Pancasila adalah ideologi negara yaitu gagasan fundamental mengenai bagaimana hidup bernegara milik seleuruh bangsa Indonesia bukan ideologi milik negara atau rezim tertentu. Sebagai ideologi, selain kedudukannya sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila berkedudukan juga sebagai ideologi nasional Indonesia yang dilaksanakan secara ikatan budaya (cultural bond) yang berkembang secara alami dalam kehidupan masyarakat Indonesia bukan secara paksaan atau Pancasila adalah sesuatu yang sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Sebuah ideologi dapat bertahan atau pudar dalam menghadapi perubahan masyarakat tergantung daya tahan dari ideologi itu. 

0 Response to "Pancasila sebagai Ideologi"

Post a Comment